Data 11 Pemain
| # | Nama | Pos. Asli | Serangan | Pertahanan | Kecepatan | Teknik |
|---|
Formasi & Bobot Strategi
Formasi Target
Bobot Serangan
3
Bobot Pertahanan
3
Bobot Kecepatan
2
Bobot Teknik
2
Info Formasi
Kiper (GK)
Bek (CB)
Gelandang (MF)
Penyerang (FW)
Parameter — Simple Hill Climbing
Formasi
Max Iterasi
100
Cara kerja: Pilih 2 pemain secara acak, tukar posisinya. Terima jika skor tim meningkat, tolak jika tidak. Berhenti saat tidak ada perbaikan (local optima atau plateau).
Iterasi
—
Skor Tim
—
Peningkatan
—
Log Iterasi
Lapangan — Formasi Saat Ini
GK
CB
MF
FW
● Lingkar putih = posisi sesuai preferensi
Grafik Konvergensi Skor
Parameter — Steepest-Ascent Hill Climbing
Formasi
Max Iterasi
30
Cara kerja: Evaluasi semua kemungkinan tukar posisi antar pemain (55 kombinasi). Pilih swap yang menghasilkan kenaikan skor terbesar. Lebih lambat tapi lebih teliti.
Iterasi
—
Skor Tim
—
Total Evaluasi
—
Log Iterasi
Lapangan — Formasi Saat Ini
GK
CB
MF
FW
Grafik Konvergensi Skor
Parameter — Stochastic Hill Climbing
Formasi
Max Iterasi
300
Suhu Awal (T)
2.0
Cara kerja: Pilih swap acak, selalu terima jika lebih baik. Jika lebih buruk, terima dengan probabilitas e^(Δ/T). Suhu T mengontrol seberapa sering menerima solusi buruk — bisa lolos dari local optima.
Iterasi
—
Skor Terbaik
—
Swap Diterima
—
Log Iterasi
Lapangan — Formasi Terbaik
Grafik Konvergensi Skor
Konfigurasi Perbandingan
Formasi
Max Iterasi
200
Jumlah Run
5
Suhu Stochastic
2.0
Grafik Konvergensi Perbandingan
Simple HC
Steepest-Ascent
Stochastic HC
Formasi Terbaik Tiap Algoritma
Simple HC
Steepest-Ascent
Stochastic HC
Tabel Perbandingan Performa
| Algoritma | Skor Terbaik | Skor Rata-rata | Iterasi Konvergensi | Total Evaluasi | Kecenderungan |
|---|---|---|---|---|---|
| Tekan "Jalankan Perbandingan" untuk melihat hasil | |||||